Tag: Lebih

Ubud Meals Fesival 2020 Dipersembahkan oleh ABC Ditunda Hingga Pemberitahuan Lebih Lanjut


Pekan lalu, tim Yayasan Mudra Swari Saraswati, lembaga pendiri Ubud Food Festival, harus membuat keputusan berat untuk menunda Ubud Food Festival 2020 Presented by ABC hingga pemberitahuan lebih lanjut. Penundaan ini disesalkan, pertambahan jumlah kasus pandemi COVID-19 di Indonesia telah memaksa keputusan kami. industri kuliner Indonesia adalah, dan selalu akan menjadi, misi UFF, tetapi keselamatan dan kesejahteraan pengunjung Festival adalah mendukung prioritas saat ini.

Sejak pertama penyelenggaraan UFF di tahun 2015, tujuan Festival adalah untuk menciptakan pusat global bagi komunitas kuliner agar dapat terhubung dan mengembangkan keterampilan, menyajikan makanan Indonesia ke kancah dunia sambil mendukung bisnis lokal di Ubud dan Bali yang merupakan bagian dari industri pariwisata yang berkembang. Pulau Bali yang terkena dampak besar akibat pandemi global, Ubud Food Festival berkomitmen untuk membantu mereka yang berada di industri dan berencana untuk menemukan cara agar dapat membangun kembali dan merevitalisasi pulau kita tercinta melalui kekuatan kuliner.

“Dengan dukungan berkelanjutan dari Presenting Partner kami, Kraft Heinz ABC, pemerintah, komunitas, sukarelawan dan semua partner dan sponsor kami, kami optimis dapat membawa kembali UFF, dalam beberapa format, segera setelah situasinya membaik. Dan ketika Festival diselenggarakan kembali, kami berjanji akan menghadirkan Festival yang lebih baik dan lebih ‘lezat’ dari sebelumnya,” ujar Pendiri dan Direktur UFF Janet DeNeefe. Saat ini, tim Festival sedang mempersiapkan beberapa kejutan yang tidak terduga, jadi pantau akun media sosial kami untuk informasi lebih lanjut.

Instagram: @ubudfoodfest | Facebook: Festival Makanan Ubud | Twitter: @ubudfoodfest

Ubud Meals Competition 2020 Dipersembahkan oleh ABC Ditunda Hingga Pemberitahuan Lebih Lanjut


Pekan lalu, tim Yayasan Mudra Swari Saraswati, badan pendiri Ubud Food Festival, harus mengambil keputusan berat untuk menunda Ubud Food Festival 2020 Presented by ABC hingga pemberitahuan lebih lanjut. Penundaan ini sangat disesalkan, tetapi eskalasi cepat pandemi COVID-19 di Indonesia telah memaksa keputusan kami. Mendukung industri kuliner Indonesia adalah, dan akan selalu, misi UFF, tetapi keselamatan dan kesejahteraan penonton kami adalah prioritas saat ini.

Sejak peluncuran pertama kami pada tahun 2015, tujuan Festival ini adalah untuk menciptakan hub global bagi komunitas kuliner untuk terhubung dan mengembangkan keterampilan, membawa makanan Indonesia ke dunia sambil mendukung bisnis lokal yang merupakan bagian dari industri pariwisata kami yang berkembang. Dengan Bali yang sebagian besar terkena dampak pandemi global, Ubud Food Festival berkomitmen untuk membantu mereka yang berada di industri perhotelan dan berencana untuk menemukan cara untuk membangun kembali dan merevitalisasi pulau tercinta kita melalui kekuatan makanan.

“Dengan dukungan berkelanjutan dari Mitra Penyaji kami, Kraft Heinz ABC, pemerintah, komunitas, sukarelawan dan semua mitra dan sponsor kami, kami optimis kami dapat membawa kembali UFF, dalam beberapa bentuk, segera setelah situasi membaik. Dan ketika Festival kembali, kami berjanji bahwa kami akan menjadi lebih baik dan lebih enak dari sebelumnya,” kata Pendiri dan Direktur UFF Janet DeNeefe. Saat ini, tim Festival sedang menyiapkan beberapa kejutan tak terduga, jadi pantau terus media sosial kami untuk pembaruan lebih lanjut.

Untuk pembaruan, daftar ke enews kami dan pantau terus Instagram, Facebook, dan . kami Twitter.

Arsip Resep // Panggung Dapur: Upacaraku Lebih Besar dari Upacaramu!


Sejak Ubud Food Festival pertama kali diluncurkan pada tahun 2015, kami memiliki banyak chef dan tokoh kuliner yang bergabung dengan kami di panggung demo memasak, Kitchen Stage, dan Teater Kuliner. Untuk menyegarkan ingatan Anda tentang pengalaman Festival yang menyenangkan dan menawan, kami ingin membagikan beberapa resep terbaik dari tahapan tersebut yang dapat Anda coba di rumah.

Hari ini, kami membawa Anda kembali ke UFF16 di Panggung Dapur Jon Priyadi. Jon menceritakan kisah di balik hidangan seremonial Indonesia yang kompleks dalam demonstrasi Kitchen Stage yang mistis ini. Mengambil dari Hutan Sumatera di tanah kelahirannya, chef Jon Priadi memasak beberapa hidangan dari upacara di sana, salah satunya adalah dendeng batokok atau daging asap.

Dendeng Batokok dengan Kenari

Bahan:
800 gr Australian Beef Sirloin
50 gr daun jeruk purut
150 gr cabai merah panjang
2 siung bawang putih
5 buah jeruk nipis
500 ml air kelapa segar
1 ikat daun ketumbar
1 ikat daun bawang
200 gr kacang kenari atau almond
1 sdt paprika kering asap
Minyak canola
Minyak kelapa

Metode:
1. Siapkan BBQ dengan arang kelapa dan sekam.
3. Blender daun ketumbar dan daun bawang hingga membentuk konsistensi pasta.
2. Iris daging sapi (tebal sekitar 1,5 cm) dan rendam dengan air kelapa, air jeruk nipis, daun jeruk, 3 sdt ketumbar dan pasta kucai, diamkan selama satu jam. Setelah satu jam, tumbuk daging sapi dan lanjutkan mengasinkan dengan campuran bumbu di bawah ini.
3. Campurkan kacang kenari, cabai, 1 sdt ketumbar dan pasta daun bawang, siung bawang putih, paprika asap, 3 sendok makan minyak canola dan sedikit air untuk konsistensi yang halus.
4. Letakkan daging sapi yang sudah diasinkan di atas BBQ dan olesi dengan minyak kelapa dan balikkan beberapa saat sampai daging matang.
5. Sajikan dendeng batokok bersama nasi panas.

Kalau kamu bikin resep ini di rumah, jangan lupa share ke sosial media dan tag @ubudfoodfest agar bisa di repost.