Tag: Peranakan

Arsip Resep // Panggung Dapur: Gadis Poster Masakan Peranakan


Sejak Ubud Food Festival pertama kali diluncurkan pada tahun 2015, kami memiliki banyak chef dan tokoh kuliner yang bergabung dengan kami di panggung demo memasak, Kitchen Stage, dan Teater Kuliner. Untuk menyegarkan ingatan Anda tentang pengalaman Festival yang menyenangkan dan menawan, kami ingin membagikan beberapa resep terbaik dari tahapan tersebut yang dapat Anda coba di rumah.

Hari ini, kami membawa Anda kembali ke panggung Debbie Teoh di UFF19, Gadis Poster Masakan Peranakan. Nyonya sejati – ayahnya adalah Baba dari Malaka dan ibunya adalah Nyonya dari Penang – dia telah menerbitkan tujuh buku masak terkenal. Di Panggung Dapur ini dia memasak beberapa masakan Nyonya, salah satunya adalah Kerabu Jantung Pisang.

Kerabu Jantung Pisang

Bahan:
1 bunga pisang
150 gr udang ukuran sedang, kupas
2 bawang besar, iris
100 ml santan kental
5 sdm air jeruk nipis calamansi
3 sambel belachan
Bunga kantan, diiris untuk hiasan

Metode:

  1. Potong bunga pisang menjadi dua, memanjang.
  2. Masak dengan air secukupnya selama 20 menit hingga matang.
  3. Buang lapisan luar untuk mengungkapkan inti merah muda yang lembut.
  4. Potong-potong setebal sekitar 1 cm.
  5. Dalam panci kecil rebus santan dengan udang.
  6. Angkat, lalu masukkan sambal belachan, gula & garam sesuai selera.
  7. Campur bunga pisang & hias dengan bunga kantan.

Kalau kamu bikin resep ini di rumah, jangan lupa share ke sosial media dan tag @ubudfoodfest agar bisa di repost.

Sekba Babi – Resep Rebusan Daging Babi Peranakan

Sekba Babi adalah hidangan peranakan Indonesia-Cina yang sangat terkenal. Hidangan peranakan biasanya berarti hidangan yang telah diadaptasi dari waktu ke waktu dan telah berkembang menjadi sesuatu yang sangat berbeda dari hidangan aslinya. Saya belum pernah menemukan hidangan Cina yang disebut ini di luar Indonesia. Untuk saya, sekba bab sangat mirip dengan babi dan tahu kecap (taw yew bak/豆油肉), yang cukup sering saya siapkan dan merupakan salah satu comfort food favorit saya. Jika tebakanku benar, maka entah bagaimana taw yew bak berkembang menjadi sekba babdan sepanjang jalan daftar bahan diperluas untuk memasukkan sawi hijau yang diawetkan (Bahasa Indonesia: sayur asam) dan kentang, di atas tahu dan telur rebus yang juga ada di taw yew bak.

Sekba Babi - Rebusan Daging Babi Peranakan

Sekba Babi – Rebusan Daging Babi Peranakan

Ngomong-ngomong, cukup dengan dugaanku dan mari kita bicara sedikit tentang sekba bab. Di Jakarta, hidangan ini sangat mudah ditemukan di lingkungan Tionghoa seperti Kota (kota tua) atau di Jakarta Utara. Sebagian besar tempat akan mencakup tidak hanya daging babi, tetapi juga bagian babi yang lebih eksotis, seperti telinga, babat, jeroan, dan sebagainya. Ini bisa menjadi pengalaman yang agak mengejutkan bagi yang belum tahu, jadi saya hanya menggunakan daging babi, khususnya iga babi, dalam resep ini. Konon, bagi mereka yang suka berpetualang dan Anda dapat menemukan bagian babi yang lebih eksotis (yang kemungkinan besar bisa Anda dapatkan jika Anda mengunjungi Chinatown atau bahan makanan Cina), jangan ragu untuk menambahkannya ke dalam rebusan 🙂

Sekba Babi - Rebusan Daging Babi Peranakan

Sekba Babi – Rebusan Daging Babi Peranakan